Home » , , » Amat Ramanyang pada Temu Teater Mahasiswa XI Medan

Amat Ramanyang pada Temu Teater Mahasiswa XI Medan

Written By Unknown on Sabtu, 12 Oktober 2013 | 09.14


"...Amat takkan lama mak, hanya beberapa tahun saja..."

sebuah legenda religius

"AMAT RAMANYANG"


Saksikan kembali kisah 'Amat Ramanyang' (Amat Rhang Manyang), pemuda yang awalnya sangat baik dan patuh penuh sopan santun juga rajin dan tekun dalam mengejar cita-citanya, bersama sang istri setelah sebuah perantauan yang membawa hasil yang begitu berarti bagi kehidupan dan pribadi pemuda tersebut.

Kerinduan berikut desakan sang istri untuk melihat kampung halaman dan berjumpa langsung dengan orang tuanya yang terlanjur dilukiskan secara bias sebagai penguat mencapai harapan di negeri seberang.
berhadapan dengan ibunya yang seiring waktu bertambah tua bersama umur yang dihabiskan selama ditinggalkan membuatnya sekejap menjadi sosok yang lain, melupakan semua ucapan berbalut tangis janji saat perpisahan.

Tertatih bungkuk khas wanita tua kusut sekuat tenaga yang tersisa mencoba mendengungkan teriakan parau memanggil anaknya. Ingatan lama kembali menghantui pikiran Amat, namun tak dapat mengembalikan kesadarannya yang telah sepenuhnya dikuasai sosok lain, sosok yang jahat, mengkhianati kenyataan, bertahan pada gengsi yang tak dapat dirobohkan, dilatarbelakangi kapal besar penuh harta dan kejayaan; itu bukan lagi ibunya! Sudah diputuskan secara sepihak, atau dia sanggup menahan tertawaan dan menjadi bahan ejekan Istri dan keluarganya serta pengawal yang akan membuatnya semakin gila.

Dia benar-benar berubah, begitu pula langit-bumi serta seisinya tak tinggal diam melihat kekejian seorang anak yang durhaka pada ibunya, mengingkari untuk sekedar berterima kasih pada ibu yang berjuang untuk hidup anak lelaki seorang hingga menjadi seperti yang tampak sekarang. Hardikan itu lebih dari cukup membuat runtuh segala harapan pada semata wayang yang tak lagi menghargai kasih-sayang. Lebih dari cukup untuk mengabadikan diri dan kisahnya terkutuk menjadi karang lengkap bersama istri, pengawal dan kapalnya membentuk pulau dan dihempas sepanjang masa dalam lautan.

===============

Akan hadir Pada Pentas Temu Teater Mahasiswa Nasional XI di Medan, 21-27 oktober 2013.

Peran oleh Ancol, Ela, Husna & Uma.
disutradarai Dendi, Pimpinan Produksi Mahlizar Safdi dan disokong penuh oleh tim produksi Teater Rongsokan IAIN Ar-Raniry.

Selamat menyaksikan !

0 komentar:

Posting Komentar

Terus terhubung

Get FREE updates on your Email | RSS

Subcribe to our RSS feeds Join Us on Facebook Add to Circles Follow us on Twitter